Judi Slot Online dan Larangan Judi Zaman Jahiliyah

aideabroad.org Dewasa ini, industri perjudian rupanya juga mengikuti perkembangan teknologi, terbukti dengan munculnya judi slot online, poker, rolet, blackjack, domino, bahkan judi bola yang semuanya bisa diakses melalui smartphone di genggaman saja. Hal ini menjadi problem yang mengkhawatirkan karena itu berarti perjudian menjadi lebih mudah menyasar berbagai macam golongan. 

Terlepas dari banyak sekali kerugian yang diakibatkan, perjudian merupakan sebuah aktivitas yang sudah sangat populer sejak ribuan tahun lalu sebelum masehi. Periode ini kemudian disebut sebagai zaman jahiliyah, di mana Islam belum ada dan terjadi banyak sekali kerusakan pada umat manusia. Kebiasaan inilah yang mungkin menjadikan perjudian sebagai sesuatu yang mengakar, meskipun kini berbeda bentuk, seperti judi slot online.

 

Perjudian pada Zaman Jahiliyah

Perjudian sudah ditemukan ribuan tahun yang lalu, yakni sejak zaman Islam belum ada. Sekitar 3500 tahun sebelum masehi, bangsa Mesir kuno dan Yunani sudah mengenal perjudian, tergambar dalam lukisan makan dan gambar keramik yang menampakkan orang-orang melempar astragali (tulang kecil di bawah tumit domba dan anjing). Mereka kemudian melakukan taruhan berdasarkan hadiah yang ditunjuk ujung-ujungnya.

Judi atau al-maisir pada masa Jahiliyah dibagi menjadi dua bentuk, yakni Al-Mukhatarah dan Al-Tajzi’ah. Al-Mukhatarah merupakan bentuk perjudian di mana dua laki-laki melakukan permainan dan bertaruh atas harta dan istrinya. Siapa yang memenangkan permainan akan mendapatkan harta dan istrinya dan berhak memperlakukannya dengan sekehendak hati. Perempuan yang dipertaruhkan tersebut bisa dinikahi atau dijadikan budak.

 

Sedangkan Al-Tajzi’ah adalah bentuk perjudian di mana ada 10 orang laki-laki yang bermain kartu dari potongan kayu. Taruhan yang dipasang dalam perjudian ini adalah daging unta. Diketahui bahwa permainan ini telah memicu kabilah-kabilah atau berbagai suku untuk saling mengejek, berselisih, bahkan hingga terjadi peperangan. 

 

Larangan Judi dalam Al-Qur’an

Sejak kemunculan Islam, perjudian menjadi sesuatu yang diharamkan akibat kerugian luar biasa yang bisa ditimbulkan olehnya. Allah SWT kemudian berfirman melalui Al-Qur’an, yaitu menyebut perjudian sebagai maysir di dalam surat QS. Al-Baqarah (2) 219 dan QS. Al-Maidah (5) 90-91. 

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 219, disebutkan tentang khamar (minuman keras) dan judi yang mengandung dosa yang lebih besar dibandingkan manfaatnya. Sedangkan dalam QS. Al-Maidah ayat 90, diserukan kepada orang-orang beriman bahwa sesungguhnya meminum khamar, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan panah adalah keji dan termasuk salah satu perbuatan setan yang hendaknya dijauhi agar mendapatkan keberuntungan.

 

Pada QS. Al-Maidah ayat 91 larangan itu diperjelas lagi dengan menyebutkan bahwa setan akan menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara orang-orang yang meminum khamar dan judi, serta akan menghalangi mereka dari mengingat Allah SWT dan salat. Oleh sebab itu, diserukan untuk berhenti untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan itu.

 

Mengapa Judi Dilarang oleh Islam?

Sesuatu yang diharamkan dalam Islam, seperti judi slot online atau bentuk perjudian yang lain, merupakan bentuk cinta Allah SWT. kepada umatnya. Hal tersebut adalah agar manusia terhindar dari banyak kerugian dan bahaya. Dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya, kita bisa menjadi salah satu orang yang selamat dan beruntung.

Beberapa hikmah yang bisa dipetik dari pelarangan judi slot online adalah sebagai berikut:

 

  1. Islam menghendaki agar setiap muslim mencari penghasilan sesuai dengan Sunatullah. Hal ini berarti rezeki haruslah dicari dengan cara-cara yang diridhoi-Nya. Dengan bekerja keras, dan bukan hanya mengandalkan keberuntungan nasib, mimpi-mimpi kosong, dan harapan yang tak pasti.
  2. Islam menjadikan harta manusia sebagai sesuatu yang terhormat, dan tidak boleh diambil dengan semena-mena. Dalam hal ini, mencari harta dari judi slot online adalah sesuatu yang batil dan jauh dari keberkahan.
  3. Islam menghindarkan kita dari permusuhan antar sesama umat manusia akibat berjudi. Sebab kita tahu, dalam dunia perjudian, seseorang akan saling menipu, menjegal, memanipulasi demi keuntungan pribadi. Hal ini menimbulkan dendam yang bukan tidak mungkin mengarah ke kekerasan atau pembunuhan.

 

Demikian tadi adalah bagaimana perjudian yang muncul sejak zaman Jahiliyah, kemudian diharamkan demi kebaikan umat. Semoga kita semua terhindar dari segala jenis bentuk perjudian, termasuk judi slot online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *